Kutebar mahkotaku...

Photobucket
Bismillahirrahmanirrahiim...
Ahlan wa sahlan..
selamat datang di blog saia, bunga perantau
setangkai bunga yang tumbuh di peradaban..
berharap bisa berbagi kisahnya dalam perjalanan penuh makna
agar layunya tak membusuk tanpa arti
agar layunya mendapat tempat yang indah di museum hamba-hamba terpilih

Jundullah Always, insya Allah

11.12.07

Lucu ya…



“Lucu ya..Betapa mudahnya orang mengabaikan Allah... Dan mereka terheran –heran mengapa dunia menjadi hancur “

Lucu ya.. Kita percaya apa yang tertulis di koran tapi mempertanyakan yang tertulis di dalam alqur’an”
“Lucu ya... bagaimana setiap orang ingin masuk syurga yang disediakan, mereka tidak mempercayai, berfikir, berkata, atau melakukan apapun yang tercantum di qur’an”
“Lucu ya bagaimana orang bisa berkata ‘Aku percaya Kepada Allah’.. tapi masih mengikut syaitan."
“Lucu ya.. Kita bisa mengirim ribuan ‘lelucon’ melalui e-mail dan mereka menyebar seperti api.Tapi ketika kamu mulai mengirim pesan tentang Allah, orang – orang berfikir 2 kali untuk berbagi.Lucu kan?
“Lucu ya, bagaimana orang begitu berbondong- bondong setiap hari jum’at mengingat Allah...tapi jadi muslim yang tak terlihat di sisa minggunya”
“Lucu ya..bagaimana ketika anda meneruskan pesan ini, anda tidak akan mengirim kepada beberapa orang yang ada di dalam daftar alamatmu karena kau tidak begitu yakin apa agama mereka, atau apa yang mereka akan fikirkan tentang hal ini

Lessons of Failure

Agustus 2005

Lord, are you trying to tell me something?

For...

Failure does not mean I'm a failure

It does mean I have not yet succeeded

Failure does not mean I have accomplished nothing
It does mean I have learned something

Failure does not mean I have been a fool

It does mean I had enough faith to experiment

Failure does not mean I have disgraced

It does mean I have dared to try

Failure does not mean I don't have it

It does mean I have something to do in a different way

Failure does not mean I am inferior

It does mean I am not perfect

Failure does not mean I have wasted my life

It does mean that I have an excuse to start over

Failure does not mean that I should give up

It does mean that I should try harder

Failure does not mean that I will never make it

It does mean that I need more practice

Failure does not mean that you have abandoned me

It does mean that you must have a better idea

Hikmah Kegagalan

Tuhan, apa Engkau mencoba mengatakan sesuatu kepadaku?

Karena...

Kegagalan bukan berarti aku orang yang gagal

Tapi berarti aku belumlah sukses

Kegagalan bukan berarti aku tidak mencapai apa pun

Tapi berarti aku telah belajar sesuatu

Kegagalan bukan berarti aku orang yang bodoh

Tapi berarti aku memiliki cukup iman untuk diuji

Kegagalan bukan berarti aku orang yang memalukan

Tapi berarti aku telah berani untuk mencoba

Kegagalan bukan berarti aku tidak memilikinya

Tapi berarti aku memiliki sesuatu untuk dilakukan dengan cara yang berbeda

Kegagalan bukan berarti aku lebih rendah dari yang lain

Tapi berarti aku tidaklah sempurna

Kegagalan bukan berarti aku telah menyia-nyiakan hidupku

Tapi berarti aku memiliki alasan untuk memulai lagi

Kegagalan bukan berarti aku harus menyerah

Tapi berarti aku harus berusaha lebih keras lagi

Kegagalan bukan berarti aku tidak akan pernah berhasil

Tapi berarti aku butuh lebih banyak berlatih

Kegagalan bukan berarti Engkau telah meninggalkan aku

Tapi berarti Engkau pasti memiliki rencana yang lebih baik bagiku

Anonymous, translated by Dewi Retno Puri

Kita ibarat air, bergerak itu menghidupkan

Potensi kita ibarat air. Bila menggenang ia akan berubah warnanya. Bila mengalir akan menyuburkan. Bila bergerak akan menghidupkan. Bila dikelola akan memberi kemanfaatan. Bila dibiarkan akan membahayakan.

Air adalah salah satu rahasia Allah yang tak ada habisnya. Ia menyimpan rahasia yang menghidupkan jiwa. Allah menegaskannya. “Sesungguhnya telah Kami jadikan dari air itu segala sesuatu itu hidup”.

Di dalamnya tersimpan potensi “raksasa”. Menjadi kekuatan dahsyat yang deras tersimpan dalam sebuah bendungan. Bagaikan air artesis di dalam tanah yang siap memancar ke segala arah.

Akan tetapi derasnya aliran air tidak boleh dibiarkan mengalir begitu saja tanpa arah yang jelas,sehingga menjadi air bah, banjir,menggilas apa saja yang dijumpai kemudian merusaknya. Tanaman, hewan ternak, rumah, perkampungan, desa, kota, harta benda semua akan musnah manakala air “deras” yang mengalir itu tidak dibendung, ditata, dan diarahkan. Atau lebih tepatnya dimenej.

Bergeraklah dan terus bergeraklah. Karena dengan bergerak segalanya menjadi indah dan hidup. Enak kan. Bahagiakan dirimu dengan membawa kebahagiaan orang lain. Jangan kau siksa dirimu hanya dengan diam. Sebab bila air itu berhenti, mampet, bikin bau tak enak dan mengundang nyamuk-nyamuk bertelur. Penyakitlah akibatnya.

Ketahuilah.....orang yang malas akan terhalang. Orang yanng menganggur akan menyesal. Orang yang diam akan mematikan. Bergerak akan mendatangkan keberkahan. Orang yang berusaha dan berjalan maka ia akan mengalahkan banyak orang.

KISAH SEORANG ANAK


Seorang bayi mungil lahir ke dunia

Dengan membawa fitrah dari Tuhannya

Kumandangkan adzan iqomah di dua telinga

Berbalut asma indah beralas dengan aqiqah

Beribu ucapan selamat dan bahagia

Berjuta syukur terpanjat pada Yang Esa

Diiringi suka cita atas kelahirannya

Bersama nikmat karunia dan kebesaranNya

Tujuh belas tahun dia telah remaja

Belajar menatap hakekat hidup dan kehidupannya

Dia berbesar hati ’tuk mulai mandiri

Meniti jalan menuju ridho Illahi

Sibakkan penghalang menggapai harapan

Menggenggam bekal dalam menyongsong masa depan

Tujuh belas tahun mata telah melihat

Semoga khusnul khotimah sampai akhir hayat

Ketahuilah OlehMU



kekuatan yg aku dpt dari kata2 ni..

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia..
Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...
Allah SWT sudah menghitung airmatamu.


Jika kau fikir bahawa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja...
Allah SWT sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelefon...
Allah SWT selalu berada disampingmu.

Ketika kau fikir bahawa kau sudah mencuba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...
Allah SWT punya jawapannya.


Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...
Allah SWT dapat menenangkanmu.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Allah SWT sedang berbisik kepadamu.


Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur...
Allah SWT telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban...
Allah SWT telah tersenyum padamu.


Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...
Allah SWT sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

Ingat bahawa di manapun kau atau ke manapun kau menghadap...
Allah SWT TAHU .........

Kemarin …

Juni 2005

Kemarin kau datang padaku
Kau sampaikan kabar duka itu
Dan aku pun sedih atas kepergiannya

Kemarin kau datang padaku
Kau temukan aku dengan ayat itu
Kumaknai ia dan kini sudah kulupa

Kemarin kau datang padaku
Lagi-lagi kau peringatkan aku
Dan aku pun ikut menguburkannya

Kemarin kau datang padaku
Kau perlihatkan kembali kuasa itu
Beribu meregang di tengah gelombang

Kemarin kau datang padaku
Kau tegaskan, ia tak kenal kompromi
Dan sang ibu tangisi anaknya tercinta

Kemarin kau datang padaku
Kau tanya kesiapanku
Belum, belum, belum, teriakku

Kemarin kau datang padaku
Dan kau tampak bosan denganku

Mungkin hari ini kau benar-benar datang
Apa yang hendak kukatakan?


Yesterday …

Yesterday you came to me
You told me the bad news
And I was sad that he has gone

Yesterday you came to me
You introduced me to the verse
I explored it and now I forget it

Yesterday you came to me
You warned me again and again
And I was one of those who buried him

Yesterday you came to me
You showed me the power
Thousands died in the waves

Yesterday you came to me
You said that he never compromises
And the mother cried for her lovely child

Yesterday you came to me
You ask about my preparation
No, no, not yet, I said

Yesterday you came to me
And you looked bored with me

Maybe today you will really come
What would I say?

By Agung

Islam is ...

Januari 2005

Islam Is…

Tell me complete thing about Islam,

asked a young man to his Guru

His Guru said:

Islam is a way of life, try it.

Islam is a gift, accept it.

Islam is a journey, complete it.

Islam is a struggle, fight for it.

Islam is a goal, achieve it.

Islam is an opportunity, take it.

Islam is not for sinners, overcome it.

Islam is not a game, don't play with it.

Islam is not a mystery, behold it.

Islam is not for cowards, face it.

Islam is not for the dead, live it.

Islam is a promise, fulfill it.

Islam is a duty, perform it.

Islam is a treasure (the Prayer), pray it.

Islam is a beautiful way of life, see it.

Islam has a message for you, hear it.

Islam is love, love it.

Islam Adalah …

Ceritakan padaku betapa lengkapnya Islam itu,

tanya seorang lelaki muda kepada gurunya

Sang Guru menjawab:

Islam adalah pedoman hidup, cobalah.

Islam adalah hadiah, terimalah

Islam adalah perjalanan, sempurnakanlah

Islam adalah perjuangan, berkaryalah atas namanya

Islam adalah target,capailah

Islam adalah kesempatan, manfaatkanlah

Islam bukanlah untuk para pendosa, datanglah

Islam bukanlah permainan, seriuslah

Islam bukanlah misteri, genggamlah.

Islam bukanlah untuk mereka yang pengecut, hadapilah

Islam bukanlah untuk orang mati, semarakan dakwahnya

Islam adalah janji, tunaikanlah.

Islam adalah kewajiban, jalankan sebaik-baiknya.

Islam adalah benda berharga, sembahyanglah.

Islam adalah jalan hidup yang indah, saksikanlah.

Islam punya pesan untukmu, dengarkanlah.

Dan Islam sesungguhnya adalah cinta, maka cintailah ia

Anonymus

Translatted by Deshinta Arrova Dewi

Deshinta Arrova Dewi |

insafi diri..jaga peribadi


Manusia hari ini suka bersangka-sangka

Ada sangkaan baik...Ada sangkaan buruk

Orang beribadah disangka riak

Orang yang relax disangka malas

Orang yang pakai baju baru disangka menunjuk

Orang yang pakai baju buruk disangka zuhud (hina)

Orang makan banyak disangka pelahap

Orang makan sikit disangka diet

Orang baik disangka buruk

Orang buruk disangka baik

Orang senyum disangka mengejek

Orang masam disangka merajuk

Orang bermuzakarah disangka mengumpat

Orang diam disangka menyendiri

Orang menawan disangka pakai susuk

Orang nampak ceria disangka membela

.........

mana tahu yang diam itu kerana

berzikir kepada Allah

mana tahu yang senyum itu kerana

bersedekah

mana tahu yang masam itu kerana

mengenangkan dosa

mana tahu yang menawan itu kerana

bersih hati dan mindanya

mana tahu yang ceria itu kerana

cergas cerdasnya

Jauhi sikap suka bersangka-sangka kerana ia bakal memusnahkan ukhwah

seperti musnah nya kayu dimakan api..

Satu benda yang kita lihat, macam-macam kesimpulan yang boleh kita buat.

semuanya bergantung bagaimana kita melihatnya...

seandainya mutiara di dalam lautan tidak dapat di keluarkan...
mana mungkin ia bernilai...
jikalau sebutir berlian tidak bersinar...
mana mungkin ia berharga...
itulah nilai dan berharganya sebuah persahabatan...
walaupun pahit untuk di telan...
tapi manis untuk di kenang...
anna_bunga.gif
animesmile.gif

mutiara kata

jangan putus asa jika otak tumpul dan kurang cergas. Kadang-kadang seseorang yang tumpul otaknya tetapi tidak henti-henti otaknya berusaha lebih maju daripada seseorang yang cergas otaknya tetapi pemalas -hamka-

Anugerah Allah kepada hambanya adalah nikmat,kemudian dicabut nikmat dan digantikan dengan sabar, apa yang diganti itu lebih baik daripada yang dicabutnya -Umar Abdul Aziz-

Berbahagialah orang yang sentiasa mementingkan menyelidiki aib diri sendiri dan tidak hanya menyelidiki aib orang lain. Sebab bila kita menunjuk,hanya satu jari kepada orang, sedangkan empat jari menunjuk kepada diri kita sendiri"

Semua Ada Maksudnya

« Jawab #3 pada: 08 April 2006, 10:25:51 pm »


Kura-kura yang biasa hidup di laut, pada musim bertelur ramai-ramai menuju pantai. Setiba di pantai mereka menggali lubang dengan kedalaman yang cukup untuk melindungi telurnya. Kemudian mereka bertelur di lubang tersebut dan kemudian menimbunnya kembali. Setelah kura-kura bertelur dan menimbun telur mereka dengan rapi mereka kembali berenang ke laut. Mereka meninggalkan calon anaknya dan tidak pernah dijenguk lagi.

Setelah telur menetas, bayi kura-kura tidak ditunggui oleh ibunya. Dia tidak tahu ibunya, tidak ada yang mengasuh dan tidak ada yang memberi makan. Merekapun tidak ada yang mengajari bagaimana cara mencari makan. Namun kejaiban terjadi, meskipun tidak ada yang mengajarinya mereka tahu apa yang harus mereka lakukan, yaitu berenang ke laut.

Ibunya tidak meninggalkan pesan di samping telurnya. Ibunya tidak menelephone dari laut memanggil anaknya. Tidak ada juga pengumuman di pantai yang menyuruh bayi kura-kura tersebut untuk berenang ke laut. Tetapi mengapa mereka tahu dan melakukannya? Itulah kebesaran Allah yang telah menanamkan insting pada bayi kura-kura sehingga mereka tahu apa yang harus mereka lakukan.

Fenomena alam tersebut memberikan pelajaran bagi kita, bahwa apa yang terjadi di dunia ini bukan kebetulan semata. Semua telah diatur, semua ada maksudnya.

"Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu dengan kadar (ukuran)."
(QS Al Qamar:49)

"Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia- sia. Mahasuci Engkau. "
(QS Ali Imran:191)

Lalu, untuk apa diciptakannya manusia? Hanya Allah yang tahu, selain yang difirmankan Allah SWT dalam al Quran,

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku."
(QS.Adz-Dzaariyaat:56)

Juga pada saat penciptaan Nabi Adam as, Allah berfirman:

"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi"
(QS.Al-Baqarah:30)

filosofi kupu-kupu

Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Dia duduk dan mengamati selama beberapa jam kupu-kupu dalam kepompong itu ketika dia berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian sang kupu-kupu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.
Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh yang gembung dan kecil, serta sayap-sayap yang mengerut. Orang tersebut terus mengamatinya, karena dia berharap bahwa pada suatu saat, sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya. Sayang, semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengerut. Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil tersebut adalah cara Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya. Sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.
Kadang, perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin malah melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu. Kita mungkin tidak pernah dapat terbang.
Saya memohon kekuatan, dan Tuhan memberi saya kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat.
Saya memohon kebijakan, dan Tuhan memberi saya persoalan untuk diselesaikan.
Saya memohon kemakmuran, dan Tuhan memberi saya otak dan tenaga untuk bekerja.
Saya memohon keteguhan hati, dan Tuhan memberi saya bahaya untuk diatasi.
Saya memohon cinta, dan Tuhan memberi saya orang-orang bermasalah untuk ditolong.
Saya memohon kemurahan/kebaikan hati, dan Tuhan memberi saya kesempatan-kesempatan.
Saya tidak memperoleh yang saya inginkan, saya mendapatkan segala yang saya butuhkan.

—————
(diambil dari malajah ‘Paras’ No.20/Tahun II Mei 2005)

KEBUN


Rabu, 02 Februari 05 - annida

Kita adalah sekumpulan tanaman di dalam kebun yang luas. Kita adalah hamparan semak belukar, rerumputan, dan pagar hidup yang merambati kebun. Maka, kita berpikir dan bertindak atas nama sekumpulan tanaman, semak belukar, rerumputan, dan pagar hidup itu, meski kita hidup di dalam komunitas besar bernama kebun.

Itulah mengapa, kita seringkali memaknai bagian tertentu dari hidup kita secara tegak lurus dan hitam putih, yaitu makna yang kita terima secara turun temurun dari para pendahulu. Kematian, bencana, kehilangan, seluruhnya diukur berdasarkan sudut pandangan kita sebagai tanaman, sebagai semak belukar, sebagai rerumputan, dan pagar hidup, yaitu bahwa kematian adalah ditumbangkan dan dicerabutnya diri kita dari komunitas kebun, bahwa bencana adalah peristiwa dibabat dan dicampakkannya diri kita dari bagian kebun, bahwa kehilangan adalah dipisahkannya diri kita dari jenis kita yang hidup di kebun tanpa kemungkinan akan bertemu lagi.

Pemaknaan secara tegak lurus ini muncul akibat terabaikannya peran sebuah pihak yang justru amat menentukan hidup kita. Peran itu dimainkan oleh tukang kebun, sebuah peran sentral yang pelakunya amat memahami arti unikum tanam-tanaman, semak belukar, rerumputan, dan pagar hidup sebagai kesatuan definisi yang mustahil dipisahkan. Sang tukang kebun ini memperlakukan tanaman tidak sebagai makhluk yang berdiri sendiri, melainkan sebagai makhluk yang eksistensinya menentukan keberlangsungan eksistensi kebun. Begitu pula ia memperlakukan semak belukar, rerumputan, dan pagar hidup.

Maka ketika ia menebang sebatang pohon, membabat serimbunan semak, atau memusnahkan pagar hidup yang merambati kebun, itu semua adalah aksi yang visinya mengkover kepentingan seluruh bagian kebun tanpa kecuali. Pohon yang ia tebang itu bisa jadi adalah pohon yang jika dibiarkan terus tumbuh akan menjadi pohon pengganggu kehidupan kebun. Atau sebaliknya, pohon itu ditebang demi kepentingan pohon itu sendiri. Ada pula pohon yang perlu diberi lebih banyak pupuk kesedihan, sehingga akar kebahagiaan dapat menancap dengan kuat di dalam jiwa sang pohon.

Jelasnya, seluruh visi dan misi yang melatarbelakangi tindakan sang tukang kebun adalah tindakan kemanfaatan secara universal bagi kehidupan kebun. Mengapa ini dilakukan? Jawabnya jelas, karena yang paling tahu hal terbaik bagi kumpulan tanaman dalam kebun itu adalah sang tukang kebun, bukan tanaman, rerumputan, semak, dan pagar hidup. Hal terbaik itu tidak hanya berorientasi untuk kepentingan kebun, tetapi juga kepentingan individu per individu tanam-tanaman di dalamnya.
Itulah yang dilakukan Tuhan terhadap hidup kita di kebun dunia ini. [Iyus]

Perjalanan Seekor Burung Pipit


Ketika musim kemarau baru saja mulai, seekor Burung Pipit mulai merasakan tubuhnya kepanasan, lalu mengumpat pada lingkungan yang dituduhnya tidak bersahabat. Dia lalu memutuskan untuk meninggalkan tempat yang sejak dahulu menjadi habitatnya, terbang jauh ke utara yang konon kabarnya, udara disana selalu dingin dan sejuk.

Benar, pelan-pelan dia merasakan kesejukan udara, makin ke utara makin sejuk, dia semakin bersemangat memacu terbangnya lebih ke utara lagi. Terbawa oleh nafsu, dia tak merasakan sayapnya yang mulai tertempel salju, makin lama makin tebal, dan akhirnya dia jatuh ke tanah karena tubuhnya terbungkus salju. Sampai ke tanah, salju yang menempel di sayapnya justru bertambah tebal. Si Burung pipit tak mampu berbuat apa apa, menyangka bahwa riwayatnya telah tamat.

Dia merintih menyesali nasibnya. Mendengar suara rintihan, seekor Kerbau yang kebetulan lewat datang menghampirinya. Namun si burung kecewa mengapa yang datang hanya seekor Kerbau, dia menghardik si Kerbau agar menjauh dan mengatakan bahwa makhluk yang tolol tak mungkin mampu berbuat sesuatu untuk menolongnya.

Si Kerbau tidak banyak bicara, dia hanya berdiri, kemudian kencing tepat diatas burung tersebut. Si Burung Pipit semakin marah dan memaki-maki si Kerbau. Lagi-lagi si Kerbau tidak bicara, dia maju satu langkah lagi, dan
mengeluarkan kotoran ke atas tubuh si burung. Seketika itu si Burung tidak dapat bicara karena tertimbun kotoran kerbau. Si Burung mengira lagi bahwa dia akan mati karena tak bisa bernapas.

Namun perlahan lahan, dia merasakan kehangatan, salju yang membeku pada bulunya pelan-pelan meleleh oleh hangatnya kotoran kerbau, dia dapat bernapas lega dan melihat kembali langit yang cerah. Si Burung Pipit berteriak kegirangan, bernyanyi keras sepuas puas-puasnya.

Mendengar ada suara burung bernyanyi, seekor anak kucing menghampiri sumber suara, mengulurkan tangannya, mengais tubuh si burung dan kemudian menimang nimang, menjilati, mengelus dan membersihkan sisa-sisa salju yang masih menempel pada bulu si burung. Begitu bulunya bersih, si Burung bernyanyi dan menari kegirangan, dia mengira telah mendapatkan teman yang ramah dan baik hati.

Namun apa yang terjadi kemudian, seketika itu juga dunia terasa gelap gulita bagi si Burung, dan tamatlah riwayat si Burung Pipit ditelan oleh si Kucing.

***

Dari kisah ini, banyak pesan moral yang dapat dipakai sebagai pelajaran, diantaranya :
1. Halaman tetangga yang nampak lebih hijau, belum tentu cocok buat kita.
2. Baik dan buruknya penampilan, jangan dipakai sebagai satu-satunya ukuran.
3. Apa yang pada mulanya terasa pahit dan tidak enak, kadang-kadang bisa berbalik membawa hikmah yang menyenangkan, dan demikian pula sebaliknya.
4. Ketika kita baru saja mendapatkan kenikmatan, jangan lupa dan jangan terburu nafsu, agar tidak kebablasan.
5. Waspadalah terhadap orang yang memberikan janji yang berlebihan.

think bout thiz...

fikirkan

Hari ini sebelum kita mengatakan kata-
kata yg tidak baik,
Fikirkan tentang seseorg yg tidak dpt
berkata-kata sama sekali.

Sebelum kita mengeluh tentang rasa dr
makanan,
Fikirkan tentang seseorg yg tidak
punya apapun utk dimakan.

Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-
apa,
Fikirkan tentang seseorg yg meminta-
minta dijalanan.

Sebelum kita mengeluh bahawa kita
buruk,
Fikirkan tentang seseorg yg berada pd
keadaan yg terburuk di dlm
hidupnya.

Sebelum mengeluh tentang suami atau
isteri anda,
Fikirkan tentang seseorg yg memohon
kpd Tuhan utk diberikan teman
hidup.

Hari ini sebelum kita mengeluh tentang
hidup,
Fikirkan tentang seseorg yg meninggal
terlalu cepat.

Sebelum kita mengeluh tentang anak-
anak kita,
Fikirkan tentang seseorg yg sgt ingin
mempunyai anak ttpi dirinya
mandul.

Sebelum kita mengeluh tentang rumah yg
kotor kerana pembantu tidak
mengerjakan tugasnya,
Fikirkan tentang org-org yg tinggal
dijalanan.

Dan di saat kita letih & mengeluh
tentang pekerjaan,
Fikirkan tentang pengangguran, org-org
cacat yg berharap mrk mempunyai
pekerjaan seperti kita.

Sebelum kita menunjukkan jari &
menyalahkan org lain,
Ingatlah bahawa tidak ada seorg pun yg
tidak berdosa.

Dan ketika kita sdg bersedih & hidup
dlm kesusahan,
Tersenyum & berterima kasihlah kpd
Tuhan bahawa kita masih hidup!

" Ya Allah! Lembutkan bagi kami pada memudahkan setiap urusan yg sukar. Maka sesungguhnya memudahkan setiap yg sukar itu amatlah mudah di sisiMu. Ya Allah! Mudahkanlah bagi kami segala urusan kami serta ketenangan hati kami, keselamatan dan kesihatan pada agama kami dan dunia kami" -ameen

dunia smentara,,akhirat kkal abadi




Di dalam hidup manusia, yang penting
ialah BERKAT.
Bila hidup kita berkat, diri ini akan
selamat.
Apabila diri selamat, rumahtangga jadi
sepakat.
Apabila rumahtangga jadi sepakat,
masyarakat jadi muafakat.
Apabila masyarakat jadi muafakat,
negara kita menjadi kuat.
Apabila negara menjadi kuat, negara
luar jadi hormat.
Apabila negara luar jadi hormat,
permusuhan pun tersekat.
Apabila permusuhan tersekat,
pembangunan pun meningkat.
Apabila pembangunan pun meningkat,
kemajuan menjadi pesat.

[/b]

Apabila pembangunan meningkat,
kemajuan menjadi pesat, kita lihat
bangunan
naik bertingkat-tingkat.
Ditengah-tengah itu, tempat maksiat
tumbuh macam kulat.
Apabila tempat-tempat maksiat tumbuh
macam kulat,
KETIKA ITU manusia mula mengubah
tabiat.
Apabila manusia telah mengubah
tabiat,ada yang jadi lalat ada yang jadi
ulat.
Apabila manusia dah jadi
ulat,sembahyang makin hari makin liat.
Apabila sembahyang jadi liat, orang baik
ada yang bertukar jadi jahat.
Apabila orang baik bertukar jahat, orang
miskin pula nak kaya cepat.
Apabila orang miskin nak kaya cepat,
orang tua pula nak mati lambat.
Apabila orang tua nak mati lambat, tak
dapat minum madu telan jerla minyak
gamat.

Yang lelaki, budak budak muda pakai
seluar ketat.
Semua nak tunjuk kuat.
Bila berjudi, percaya unsur kurafat.
Tapi hidup pula yang melarat.
Tali kasut dah tak berikat.
Rambut pun jarang sikat.

Yang perempuan,

Pakai mini sekerat.
Suka pakai baju ketat... (apa dapat...)
Suka sangat menunjukkan pusat.
Hingga tak pedulikan lagi batasan aurat.
Pakai pulak yang singkat-singkat.
Kadang-kadang ternampak benda 'bulat'.
Bila jadi macam ini, siapa lihat pasti
tercegat.
Silap gaya jadi gawat, bohsia bohjan
lagi hebat.
Duduk jauh berkirim surat.
Bila berjumpa, tangan berjabat.
Kemudian pakat lawan peluk siapa erat.
Masa tu, nafas naik sampai tersekat-sekat.
Usah peduli agama dan adat.
Usah takut Allah dan malaikat.
Yang penting apa kita nak buat?
Kita 'bukti' lah kita buat.
Akhirnya perut kempis dah jadi bulat.
Apabila perut kempis dah jadi bulat,
maka lahirlah
pula anak-anak yang tak cukup sifat.
Bila anak-anak tak cukup sifat, jam tu kita
tengok bayi dibuang di merata
tempat.

[/b]
Dia kata apa? Habis manusia dah masuk
jerat.
Habis manusia telah tersesat.
Inilah dia fenomena masyarakat.

Oleh itu wahai saudaraku dan para
sahabat,
Marilah kita pakat mengingat,
Bahawa dunia hari ini makin singkat,
Esok atau lusa mungkin kiamat,
Sampai masa kita semua akan
berangkat! .
Berangkat menuju ke negeri akhirat.

Di sana kita akan ditanya apa yang kita
buat.
Masa tu, send i ri mau ingat.

Umur mu banyak mana , berapa banyak
kamu buat ibadat...?
Zaman muda mu, apa yang telah ka mu
buat...?
Harta benda anda, dari mana anda a
dapat...?
Ilmu anta, adakah anta manafaat...?

Sebagai sesama insan sama2lah ingat
mengingati sesama insan!!!
Semoga ianya dapat mengingatkan kita
supaya segera
meninggalkan maksiat dan
memperbanyakkan ibadat.

(Petikan ucapan Ustaz Hj. Akil Hayy Rawa.
Sebarkanlah ini kepada ahli keluarga,
saudara-mara, rakan-rakan dan sahabat
handai kita agar masyarakat kita akan
menjadi sebuah masyarakat yang bukan
sahaja maju dari segi duniawi malah
ukhrawi. Insya-Allah...Allahhuakbar!
Allahhuakbar! Allahhuakbar!)


Di kala kaki tak mampu berdiri
Di kala tangan tak mampu mengangkat
lagi
Di kala lutut lenguh setiap sendi
Di kala badan tak mampu kesana kemari
Di kala telinga tak mampu menangkap
bunyi
Di kala tekak tak rasa apa lagi
Rumah kata pergi
Kubur kata mari sini
Juga buat teman di kala sendiri
Dalam kubur sunyi sepi

Menangislah sepuas hati
Mulai dari hari ini
Menyesali diri
Yang jahil dan dhaif sekali
Ambillah insiatif sendiri
Untuk baiki diri
Jangan hanya duduk sesali diri
[/color]

n mnusia pun...

Dan Manusia Pun ...




Juni 2006

Dan langit pun ditinggikan tanpa tiang

Dan bintang pun ditebarkan menjadi hiasan

Dan matahari pun terbit saat bumi diputarkan

Dan tahun pun berganti ketika bumi dikelilingkan

Dan bumi pun dijadikan hamparan

Dan gunung pun menghujam menyeimbangkan

Dan jalan pun memanjang dibentangkan

Dan burung pun menjadi umat yang beterbangan

Dan angin pun membawa kabar kegembiraan

Dan awan pun bertumpukan saat digerakkan

Dan mendung pun menggelapi tempat pilihan

Dan hujan pun diturunkan untuk kehidupan

Dan air pun tebarkan cita dan harapan

Dan air pun menelusuri celah kegelapan

Dan air pun membelah cadas dan bebatuan

Dan air pun takut hingga meluncur berjatuhan

Dan lebah pun bekerja sesuai perintah Tuhan

Dan sarang pun dibangun di bukit di pepohonan

Dan madu pun menjadi obat nan menyembuhkan

Dan bunga pun tumbuh sebagai nikmat penglihatan

Dan buah-buahan pun memberi nikmat kesegaran

Dan air susu pun dipisahkan dari darah dan kotoran

Dan lautan pun ditundukkan untuk pelayaran

Dan ikan segar pun ditebarkan untuk dimakan

Dan perhiasan pun dibenamkan untuk dikenakan

Dan langit yang tujuh …

Dan bumi dan seisinya …

Dan tak ada sesuatu pun ...

Melainkan bertasbih kepada-Nya

Dan manusia pun berdosa karena kejahilannya

By Agung 180506

omedeto gozaimasu





(Part 2)

A person who is always telling you

how honest he is

probably has his own suspicions

Be smarter than other people

just don’t tell them so

Our character is what we do

because when we think no one is looking

You are blessed with many wonderful friends

But remember, friends are like house plants

They require regular care

You can make more friends in two moths

by becoming genuinely interested in other people

than you can in two years

by trying to get other people interested in you

Congratulations on being those

who can make more friends in two months

Compiled by Agung

Adapted from P.S. I Love You by Jackson Brown

SELAMAT!

(Bagian 2)

Orang yang selalu berkata kepada Anda

bahwa betapa jujurnya dia

mungkin patut dicurigai

Jadilah lebih pintar dari pada orang lain

tapi tak perlu mengatakan hal itu kepada mereka

Karakter kita adalah apa yang kita lakukan

karena saat kita berfikir tak seorang pun melihatnya

Anda dikaruniai banyak teman yang baik

Tapi ingat, teman adalah seperti tanaman rumah

Mereka perlu perawatan yang teratur

Anda bisa mendapat lebih banyak teman dalam dua bulan

dengan memberi perhatian kepada orang lain secara tulus

daripada mencari teman selama dua tahun

dengan cara membuat orang lain tertarik kepada Anda

Selamat atas keberhasilan Anda menjadi orang

yang mendapat lebih banyak teman dalam dua bulan

Compiled by Agung |