BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM
Alhamdulillah, maghrib tlah tiba, maghrib tlah tiba..hore hore..hore!!
Simpanlah quran, hapemu
Lupakan keluh kesahmu
Maghrib tlah tiba..maghrib tlah tiba..
Kita semua gembira..
Wah..di meja makan sudah tersedia minuman yang menyegarkan, es buah..hari ini buka dengan sate dan gule pak Hartono yang bwener bwener sedaaaapp,,
Tok..tok..tok..”assalamu’alaykum..dek ita wonten bu?”
“wa’alaykumsalam...wah saking sinten?”
“niki wonten undangan damel dek ita..”
Dalam hati aku berkata, siapa ya mghrib gini koq bertamu?? Aku menuju ke teras. Wah...ternyata kawanku semasa SD dulu..dia sudah berubah, bergaya necis sekarang.
“hey sugeng, undangan opo?”
“iku dek it, berlin nikah sabtu sesuk,,”
“hah? Gak salah ta?”
“iyo, tenan, ethuk wong pasuruan, teko’o yo,”
“wah..yo, yo, insya Allah..”
Singkatnya,
“y owes dek it yo,”
“he em, suwun”
“assalamu’alaykum”
“wa’alaykumsalam”
Tanpa kusadari ternyata ketiga kakakku di meja makan mendengar dengan seksama pembicaraan kami. Walah...yakz..pasti kena lagi deh,,
“waduh, siap-siap nih, kapan mau nyusul?”
Satunya bilang, “iya, nanti kalau sudah bilang ke mas alwi repot nih,”
Satunya lagi, “dek ita sekarang umurnya berapa to?”
Aarrghh...
Disahut kembali,”bu yanti itu lho pas wisuda putranya uda empat kalo nda salah,”
Bu yanti atau tepatnya dr.Hariyanti Farid itu dokter yang dulu sempat kontrak di rumah ibuk..huaa.....
Yah,meski pernikahan bagi remaja putri itu lebih penting daripada studinya, tapi ... belum untuk saat ini.
---------stop
Yah..buat kawanku Gyan Octa berliani, barakallah...semoga Allah sentiasa menaungi rumah tanggamu kawan,,
Kasih kekasih
By Hijjaz-inTeam
Tak perlu aku ragui sucinya cinta yang kau beri
Kita saling kasih mengasihi dengan setulus hati
Ayah ibu merestui, menyambung cincin di jari
Dengan rahmat dari Illahi, cinta kita pun bersemi
Sebelum diijab kabul, syariat tetap membataskan
Pelajari ilmu matang agar kita lebih bersedia
Menuju hari yang bahgia...
Kau tahu ku melindungimu, ku tahu kau mencintaimu
Bersabarlah sayang, saat indah kan menjelma jua
Kita akan disatukan dengan ikatan pernikahan, oh..kasih..
Disana kita bina tulus cinta maghligai bahgia
Semoga cinta kita di dalam ridho Illahi
Berdoalah selalu moga jodoh berpanjangan
Kapan aku menikah??
>>yah..nanti ada masanya, mungkin belum saat ini.. jadi ingat kata bunda Neno kemarin saat Tabligh Akbar, “semoga jodohnya didekatkan...”..dalam hati aku berbisik, amin ya Rabb..Engkau Maha Tahu yang terbaik untuk hamba,,
>>yakz...balik ke medan dakwah ya...
aku tumbuh.. aku kuncup.. aku mekar.. biar aku jadi bunga.. aku layu.. aku pulang padaMu..
Labels
- curhat negh (23)
- dunia dakwah (3)
- easy listening (4)
- EM UB quw (1)
- gema nurani imam ghazali (28)
- Ha eM Aa (1)
- kuliner yummy (1)
- mai sweet family (2)
- memori lebaran (8)
- memori ramadhan (1)
- motivasi akuh (5)
- my Quran (1)
- my review (4)
- nasyid akuh (7)
- tafakkur (40)
- tarbiyah kuh (1)
- walimahan (1)
Kutebar mahkotaku...

Bismillahirrahmanirrahiim...
Ahlan wa sahlan..
selamat datang di blog saia, bunga perantau
setangkai bunga yang tumbuh di peradaban..
berharap bisa berbagi kisahnya dalam perjalanan penuh makna
agar layunya tak membusuk tanpa arti
agar layunya mendapat tempat yang indah di museum hamba-hamba terpilih
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)

2 'ur comment:
Sepertinya saya kenal dengan ibu dr. Hariyanti Farid yg anda sebutkan itu. Waktu KKN sudah mengajak anak ke-3 nya yg baru lahir 2 minggu sebelumnya.
Itu saja siih..
An Nuur:26
Poskan Komentar