Kutebar mahkotaku...

Photobucket
Bismillahirrahmanirrahiim...
Ahlan wa sahlan..
selamat datang di blog saia, bunga perantau
setangkai bunga yang tumbuh di peradaban..
berharap bisa berbagi kisahnya dalam perjalanan penuh makna
agar layunya tak membusuk tanpa arti
agar layunya mendapat tempat yang indah di museum hamba-hamba terpilih

Jundullah Always, insya Allah

21.10.08

Pedihnya Perpisahan

Waktu perpisahan dengan kekasih, itu rasanya
adalah lebih lama dari hari kiamat,
sedang kematian itu lebih indah
dari pedihnya perpisahan.

Mereka berkata : “Pergilah !”
Aku menjawab : “tidak, aku tidak mau pergi”
Akan tetapi
Jiwaku yang akan pergi!”

0 'ur comment: