Kutebar mahkotaku...

Photobucket
Bismillahirrahmanirrahiim...
Ahlan wa sahlan..
selamat datang di blog saia, bunga perantau
setangkai bunga yang tumbuh di peradaban..
berharap bisa berbagi kisahnya dalam perjalanan penuh makna
agar layunya tak membusuk tanpa arti
agar layunya mendapat tempat yang indah di museum hamba-hamba terpilih

Jundullah Always, insya Allah

21.10.08

Syair Yang Tertulis Pada Kubur

Malik bin Dinar mendapatkan bait syair pada nisan sebuah kuburan:
Kuburan itu bermunajat kepadaMu
Padahal dia diam,
Penghuninya di bawah tanah
Dalam kerahasiaan.

Wahai pengumpul harta benda
Yang tiada kunjung berhenti,
Untuk siapa kau kumpulkan harta benda?
Padahal engkau akan mati.

Wahai Ghanim,
Halaman rumahmu luas,
Dan segala sudut kuburmu
Dibangun dengan kokohnya.

Bangunan kubur itu
Tidak memberi manfaat kepada yang dikuburkan,
Apabila dalam kubur itu
Tubuhnya hancur berantakan.

0 'ur comment: